Tampilkan postingan dengan label kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kerja. Tampilkan semua postingan

23 Sep 2010

Lowongan Kerja Dari Rumah

Informasi bagi sobat cari kerja seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, bahwa lowongan kerja pada zaman global ini, sangat terbuka semakin luas asalkan sobat cari kerja terhubung dengan koneksi internet, jadi pekerjaannya bisa dilakukan dimana saja, bahkan banyak sumber informasi yang menyatakan ada banyak sekali pekerjaan yang dapat dilakukan dari rumah sobat cari kerja.

Bagi sobat cari kerja, pada zaman global ini tidak perlu khawatir lagi. Dari rumah saja, sobat cari kerja sudah bisa mendapatkan penghasilan tambahan, bahkan bagi sebagian sobat cari kerja, kerja online sudah menjadi pekerjaan utama dan kerja di rumah menggunakan internet dapat menghasilkan jauh lebih besar dari pada pekerjaan sobat cari kerja sebelumnya.

Tak heran semakin banyak sobat cari kerja yang tadinya fokus mencari kerja di perkantoran dengan menjadi karyawan baik di kantor-kantor pemerintah atau di perusahaan swasta, kini banyak yang beralih dengan bekerja mandiri di rumah saja.

Lalu apa saja lowongan kerja atau pekerjaan yang mendatangkan penghasilan tambahan yang dapat dikerjakan di rumah saja tersebut…..? Sobat cari kerja banyak sekali pekerjaan yang dapat dilakukan dirumah saja….! Untuk sobat cari kerja, saya uraikan secara singkat berikut ini :

Mari kita ulas sedikit tentang Internet, dan bagaimana sobat cari kerja dapat menggunakannya sebagai alat atau media untuk mencari penghasilan tambahan bahkan pada akhirnya merupakan penghasilan utama yang sangat menopang kehidupan sobat cari kerja.
Baiklah, sobat cari kerja, pada prinsipnya penghasilan tambahan tentulah bukan dengan mengemis atau meminta-minta atau menipu di internet.

Yang saya maksudkan dengan penghasilan tambahan di rumah ini, adalah penghasilan tambahan dari hasil kegiatan bekerja, menjual, dan sebagainya, atau imbalan dari kegiatan yang produktif. Itu banyak sekali bentuknya, bisa ratusan atau bahkan ribuan jenis lowongan kerja seperti itu dan ada di internet ini, termasuk MLM, Viral Marketing, Affiliasi, Agen, atau menggunakan internet untuk membantu terciptanya penjualan atau produk/ jasa milik sobat cari kerja sendiri.

Lowongan kerja yang saya maksudkan memang bukan pekerjaan seperti di kantoran dimana sobat cari kerja harus datang ke tempat kerja secara rutin sesuai jadwal dan mendapatkan gaji setiap akhir bulan, melainkan kita sebut saja sebagai kerja mandiri atau menjalankan bisnis lewat internet. Bisnis tentu saja banyak macamnya, bisa sebagai owner, bisa sebagai pemasar, bisa sebagai agen atau distributor dan sebagainya.

Kita kembali ke apa itu internet dan bisnis internet dan Lowongan Kerja di rumah.
Sobat cari kerja, Bisnis Internet itu sama saja dengan bisnis non internet. Internet hanyalah MEDIA untuk mengkomunikasikan sesuatu yang akan dibisniskan, atau pekerjaan yang akan digeluti di internet. Seperti halnya orang berkomunikasi bisnis menggunakan Handphone, Brosur, Surat Kabar, SMS. Bisnisnya sendiri bisa apa saja. Apapun yang bisa dikomunikasikan via internet dapat juga dibisniskan di internet. Tentu, yang namanya bisnis harus ada produk atau jasa yang ditransaksikan. Karena internet bisa sobat cari kerja akses dari rumah bahkan dari mana saja, maka banyak pula pekerjaan atau bisnis yang dapat sobat cari kerja kerjakan di rumah saja.

Sobat cari kerja bisa memilih bisnis atau pekerjaan yang paling cocok dengan selera, waktu, tenaga, ketrampilan dan dana yang sobat cari kerja punya. Memang, yang mudah-mudah seperti yang banyak bertebaran saat ini adalah bisnis Ebooks, Jual Script, Adsense, Pay Per Clik lainnya yang termasuk dalam kategori bisnis periklanan. Mudah juga sekedar menjadi pemasar saja di internet (membantu orang lain menjualkan produk mereka dan dapat komisi).

Sobat cari kerja, banyak sekali bisnis internet yang benar. Namun belum tentu cocok untuk setiap orang. Prinsipnya: Pahami dengan benar dulu apa yang dibisniskan tersebut, dan mengapa kok bisa dapat uang, apa yang sebenarnya terjadi sehingga dapat uang, agar tidak kejeblos pada bisnis yang sebenarnya bukan bisnis melainkan arisan berantai atau dikenal dengan istilah money game.

Jika sudah faham benar bisnis tersebut (seperti di atas) dan cocok dengan selera sobat cari kerja, waktu, tenaga sobat cari kerja dan cocok juga dengan dana sobat cari kerja maka cari referensi dari orang-orang yang telah sobat cari kerja percaya. Jika belum punya, telepon langsung ke orangnya (bisnis yang benar selalu orangnya bisa dikontak). Jika sudah mantap, baru sobat cari kerja ambil peluang bisnis tersebut. Jangan pernah terburu-buru atau teriming-imingi saja, kemudian masuk pada bisnis yang belum sobat cari kerja mengerti.

Untuk sobat cari kerja yang baru mengenal dunia kerja lewat internet, kiranya apa yang saya tulis ini dapat menjadi titik awal untuk sobat cari kerja mempertimbangkan kemungkinan untuk mencetak penghasilan tambahan sobat cari kerja mulai dari sekarang. Suatu hari nanti, terutama jika sobat cari kerja pandai Bahasa Inggris, sobat cari kerja akan dapat mencari penghasilan tambahan bukan hanya di indonesia melainkan di seluruh dunia, dari rumah saja.

Mantap toch……, sobat cari kerja, kita tidak perlu lagi bergaul dengan macet apalagi kita yang berdomisili di kota Jakarta, kita tidak stress lagi mesti kekantor setiap hari, kita tidak pernah lagi mengalami naik Patas yang berdesak-desakan. Pekerjaan ini dapat dilakukan dimana saja, asalkan sobat cari kerja terhubung dengan koneksi Internet.



Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat,
Noflinda Eliza, SKM


22 Sep 2010

Trik Mengurangi Kebiasaan Menunda

Bekerja dibawah tekanan kadang memang mendebarkan tapi mengasyikkan. Tapi kalau ini sudah jadi kebiasaan, sudah pasti mempengaruhi pola pikir dan hidup kita. Jadi, tentunya hal ini tidak terlalu diharapkan banyak orang. Apalagi rekan kerja atau klien. Apakah Anda termasuk orang yang suka menunda? Kenali cirinya sejak dini agar Anda bisa segera memberantasnya.
Rugi juga bila Anda terlalu sering menunda banyak hal. Segalanya jadi tidak pasti dan Anda jadi sulit dipercaya orang lain walau Anda bersungguh-sungguh mengerjakannya. Kalimat, "Lihat saja nanti," sepertinya erat kaitannya dengan Anda. Wajar orang akan sulit mendelegasikan kerjanya kepada Anda.
Biasanya orang yang suka menunda itu bekerja dan berpikir di saat-saat terakhir. Mr. atau Mrs. Last Minutes adalah julukan yang tepat untuk Anda. Bayangkan saja, selain ia sering terlambat beberapa saat, Anda tampak terburu-buru dan penuh kecemasan. Mungkin cara ini adalah cara yang tepat untuk orang yang suka menunda. Mereka candu dengan hal-hal yang mendesak. Kerjanya pun selalu di bawah tekanan.
Demikian juga dengan kesuksesannya. Kalau pun orang ini bisa sukses, kesuksesannya terhitung biasa-biasa saja dan tidak maksimal. Mengingat kerjanya yang serba terburu-buru, wajar saja orang seperti ini mudah stres, penuh kecemasan dan seperti kehabisan energi di saat terakhir. Mungkin juga ini terjadi karena mereka tidak memiliki perencanaan yang matang terhadap segala tindakan dan mereka tidak memiliki visi dan misi hidup yang jelas.
Karena ketidak-jelasannya itulah maka mereka sulit sekali berprestasi. Tidak hanya itu, sulit bagi mereka menggali potensi yang ada dalam diri. Ketergesaannya itu memang membawa kesenangan tersendiri baginya, tapi itu menunjukkan bahwa ia sendiri mengalami krisis waktu dalam hidupnya. Tak heran bila semuanya itu menyebabkannya berprestasi pas-pasan.
Nah, untuk segera lepas dari kondisi ini cobalah untuk membuat pengaturan jadwal yang tepat. Pastikan Anda menggunakan agenda yang bisa dibawa kemana saja agar tidak mudah lupa dan tetap bisa konsisten dengan apa yang telah dikerjakan. Anda perlu memiliki tanggung jawab tambahan dalam hidup Anda sendiri, yaitu mengatur waktu dan bebas dari ketergesaan (sumber:karir.com).

Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat,
Noflinda Eliza, SKM

Tips Menyikapi Kritik

Tak ada orang yang senang menerima kritik. Bagaimana pun hebatnya seseorang,ia pasti tak akan kebal dari kritik. Pertama, karena tak ada manusia yang sempurna dan luput dari kesalahan. Kedua, banyak orang yang senang mengkritik, meskipun mereka tahu dikritik itu tidak enak. Memang tidak semua kritik itu benar. Namun, bagaimana anda mensikapi kritik sebenarnya dapat mendorong perbaikan bagi kepribadian anda.

1--Tahan diri anda dari amarah.
Marah adalah signal alami yang mengatakan bahwa anda sedang dikritik. Yakinlah setiap orang memang berhak mengutarakan pendapatnya. Biarpun wajah anda merah padam, usahakan agar tidak marah. Bila anda tidak lulus di langkah ini, maka langkah-langkah berikutnya hampir mustahil berguna bagi anda.
2--Terimalah kritik dengan sikap terbuka.
Mungkin kritik itu salah, namun pengkritik menganggapnya berbeda. Bersikaplah terbuka, bila perlu ubahlah pandangan si pengkritik. Pahami keberatannya sehingga anda dapat menanggapinya secara tepat.
3--Jangan masukkan kritik ke dalam hati.
Meski anda bersikap terbuka, bukan berarti anda selalu memasukkan kritik ke dalam hati dan menjadikannya sebagai urusan pribadi. Hal ini sama saja dengan menyiksa diri anda sendiri. Mungkin kritik ditujukan pada usaha, produk, staff anda, bukan pribadi anda. Ingatlah anda perlu menjaga hubungan jangka panjang. Bila kritik ditujukan secara tidak proporsional, amati saja ketidakmampuan pengkritik menyampaikan kritiknya.
4--Mintalah keterangan lebih spesifik.
Pahami bahwa mungkin kritik itu benar. Jadi cobalah untuk memahami dan meminta keterangan yang lebih spesifik mengenai apa yang dikritik tersebut. Ini bermanfaat bagi anda dan pengkritik agar dapat melihat situasi yang sebenarnya.
5--Jangan balas kritik dengan kritik.
Tugas anda adalah mensikapi kritik agar anda dapat meraih lebih banyak perbaikan dan keuntungan dari kritik itu. Membalas kritik dengan kritik sama dengan menyulut perdebatan yang tidak perlu. Anda takkan bisa memadamkan api dengan api. Akhirnya yang terjadi hanya abu hangus saja.
6--Tanyailah diri sendiri perbaikan apa yang bisa anda lakukan.
Dengan demikian anda mampu melihat kritik sebagai perbaikan bagi diri sendiri, sekaligus mendapatkan keuntungan darinya. Lebih banyak perbaikan produk ditemukan kritik daripada pujian dari konsumen anda.
7--Mintalah pendapat dari orang lain.
Bila anda tidak yakin dengan sebuah kritik, mintalah pendapat dari orang lain yang benar-benar tulus. Pendapat mereka dapat membantu anda menemukan bagian mana dari kritik itu yang benar atau keliru.
8--Biasakan diri anda dengan kritik.
Membiasakan diri berarti mensikapinya dengan tenang dan positif. Jangan ragu untuk mengucapkan terima kasih atas kritiknya, meski tidak selamanya benar. Bagaimana pun perhatiannya patut dihargai.

Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat,
Noflinda Eliza, SKM

Tips Bekerja Tanpa Bos

Sebagai pekerja yang profesional dan bertanggung jawab, Anda memang harus melaksanakan semua tugas dengan baik, dengan atau tanpa atasan (bos). Dalam melaksanakan tugas, Anda memang tidak bisa seterusnya bergantung pada instruksi dan pengawasan bos. Karena bos pun tidak bisa mengawasi anak buahnya terus menerus bukan? Karena itu, kemandirian dalam bekerja sangat diperlukan.
Anda tidak bisa mengandalkan semua urusan pada bos. Soalnya kalau Anda selalu bergantung pada bos, Anda bisa kelimpungan, kalau bos tidak masuk. Nah, agar Anda bisa bekerja secara mandiri tanpa perlu bergantung pada bos, saran dari Jack Canfield dan Jacqueline Miller dalam bukunya Heart at Work mungkin berguna bagi Anda. Simak tips mereka.

I. Pahami hak dan kewajiban Anda
Dalam bekerja kunci pertama adalah 'ketahui kewajiban dan hak Anda'. Dahulukan kewajiban Anda dan tuntaskan dengan sempurna. Maka Anda pun akan mendapatkan hak Anda.

II. Kerjakan dengan sempurna
Selesai saja tidak cukup. Sempurna baru oke. Maka selesaikan semua tugas dengan sempurna. Bila bos meminta 6 maka berikan 7 atau 8. Dengan demikian, selain Anda akan mendapatkan poin lebih, kualitas diri Anda pun akan terus meningkat.

III.Yakin dan "PD"
Apapun yang Anda kerjakan, Anda harus memulainya dengan keyakinan dan percaya diri (PD). Tanpa hal ini, Anda akan kesulitan menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

IV. Siap Hadapi kesulitan
Tidak selamanya Anda bisa mengerjakan tugas dengan lancar. Ada kalanya Anda akan menghadapi kesulitan dan benturan-benturan. So, bersiaplah untuk menghadapinya.

V. Tingkatkan kemampuan
Jangan pernah berhenti mengasah kemampuan Anda.Dengan kemampuan yang prima, Anda selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan dan kesulitan. Sehingga Anda tidak akan panik lagi jika menghadapi masalah.

Semoga dengan menjalankan tips seperti di atas Anda selalu siap bekerja, dengan atau tanpa bos. Selebihnya tentu saja harus dibarengi dengan komitmen, tanggung jawab, dan loyalitas. Selamat bekerja..! (Sumber: astaga.com).

Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat,
Noflinda Eliza, SKM

21 Sep 2010

Kiat Mempertahankan Gairah Kerja

Apakah semangat Anda sering pudar saat melewati menit demi menit di kantor? Badan lesu, tak bergairah, mood kerja pun kacau? Sebenarnya, banyak cara sederhana yang bisa dilakukan dalam menanggulangi hilangnya semangat Anda di tempat kerja. Tapi seringkali Anda tak menyadari atau malas melakukannya. Nah, Anda yang seringkali kehilangan gairah dan semangat di kantor, coba simak cara-cara sederhana ini. Siapa tahu suasana badmood itu jadi berkurang dan bisa meningkatkan kualitas kerja dan performa Anda.

1. Istirahat
Saran yang klasik memang. Namun, jika Anda meluangkan waktu lima menit saja di tengah pekerjaan yang menumpuk, dapat memompa semangat Anda untuk kembali bekerja. Dalam waktu yang singkat itu, Anda bisa memejamkan mata sejenak dan membayangkan hal-hal yang menyenangkan.

2. Berbicara sejenak dengan rekan kerja
Berbicara sejenak dengan orang lain membuat otak dan mood Anda selalu siaga. Lagipula berbicara membutuhkan energi sehingga melenyapkan kantuk. Aktivitas ringan yang melibatkan interaksi dengan orang lain, membuat semangat Anda tetap utuh. Asal tidak kebablasan, mengapa tidak?

3. Sediakan cemilan
Sibuk bekerja, sekalipun hanya di depan komputer, cukup menyita pikiran dan energi Anda. Tanpa Anda sadari fisik Anda akan melemah. Wajar jika tiba-tiba Anda merasa lapar, apalagi jika Anda berada di ruangan dingin ber-AC. Nah tak ada salahnya jika Anda sediakan camilan di meja Anda. Jadi, jika suatu waktu perut Anda keroncongan, camilan bisa membantu mengatasinya asalkan tidak terus menerus. Mengunyah camilan juga bisa jadi ajang refreshing, agar Anda tak suntuk dan mengantuk. Tapi ada baiknya jika saat makan siang, jangan makan terlalu banyak karena akan membuat Anda mengantuk dan kehilangan konsentrasi.

4. Lakukan gerakan
Gerakan ringan seperti memutar kepala ke kiri kanan, jalan di tempat, memutar tubuh ke kiri dan kanan, bermanfaat mengembalikan mood Anda yang hilang. Tubuh terasa lebih segar dan semangat Anda pun kembali lagi.

5. Minum kopi
Minum kopi kurang dari tiga gelas sehari bisa mengatasi kantuk Anda. Kafein di dalamnya memperlambat proses kantuk di siang atau malam hari. Namun, cara ini disarankan untuk Anda yang memang terbiasa mengkonsumsi kopi. Jika tidak terbiasa, kopi bisa diganti susu atau energi drink lainnya.

6. Mendengarkan musik
Tak ada salahnya sebetulnya, jika sambil bekerja Anda mendengarkan musik kesukaan Anda. Karena musik diyakini dapat menambah semangat dan vitalitas Anda. Hanya mendengarkannya dengan volume yang tak mengganggu rekan lain.
Pada dasarnya, Anda harus berusaha agar semangat dan stamina Anda tetap terjaga. Jangan biarkan kelesuan mengganggu aktivitas Anda. Sesederhana apapun itu, jika dampaknya mampu mengembalikan kegairahan Anda, lakukanlah. Nah, sudahkan Anda melakukannya? Atau Anda punya cara lain? (sumber: astaga.com).
Baiklah, teman-teman semoga tulisan diatas dapat membuka wacana kita, bagaimana cara kita mempertahankan gairah kerja, sehingga kita dapat bekerja secara profesional & hasil dari pekerjaan kitapun memuaskan. Doa saya semoga sukses menyertai kita semua, Amin 3x Ya Rabbal Alamin.

Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat,
Noflinda Eliza, SKM

Mengusir Kelelahan Saat Bekerja

Ketika bekerja sering kita mengalami kelelahan, baik bersifat fisik maupun psikologis. Dalam keadaan seperti itu, produktivitas bisa menurun. Nah, untuk mengusir rasa lelah tersebut beberapa hal berikut barangkali bisa Anda coba :

  • Bersikap positif terhadap pekerjaan. Dalam bekerja hendaknya tetap memelihara antusiasme. Senangi apa yang Anda kerjakan dan kerjakan apa yang Anda senangi.

  • Bersantai sejenak. Gunakan waktu istirahat untuk rileks dan bersantai. Lakukan olah napas dengan menarik napas dalam-dalam untuk beberapa saat. Ini akan meningkatkan tenaga dan konsentrasi saat bekerja.

  • Nikmati humor dan tertawa. Bisa dengan membaca buku tentang humor atau anekdot, bisa pula dengan berkelakar bersama teman-teman sekerja. Humor dan tertawa dapat membangkitkan tenaga dan kebugaran. Akan lebih mudah menghadapi pekerjaan dengan senyum ketimbang dengan gerutu.

  • Bekerja secara sistematis. Buatlah skala prioritas terhadap pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan. Ini akan membuat Anda tidak terburu-buru dalam bekerja.

  • Banyak minum air putih. Air putih dapat menimbulkan kesegaran dan memperlancar metabolisme tubuh.

  • Lakukan aktivitas fisik. Untuk mengendorkan otot-otot yang mulai kaku lakukan gerak badan atau senam ringan, di dalam atau di luar ruang kerja. Bila kantor Anda bertingkat, untuk naik-turun pilihlah menggunakan tangga ketimbang lift. (Sumber : Intisari).
Baiklah, teman-teman semoga tulisan diatas dapat menambah pengetahuan kita, bagaimana caranya kita mengatasi kelelahan saat bekerja. Sehingga kita jauh lebih produktif & semangat dalam menjalani segala pekerjaan kita. Doa saya semoga sukses menyertai kita semua, Amin 3x Ya Rabbal Alamin.



Sukses Untuk Kita yang Mau Berusaha,

Cintai Pekerjaan Anda, tapi Jangan Pernah Jatuh Cinta kepada Perusahaan Anda

“Saya sering menjumpai orang-orang yang bekerja selama 12 jam sehari, 6 hari seminggu, bahkan lebih. Beberapa diantaranya melakukan hal itu karena dikejar deadline atau target.

Bagi mereka, waktu-waktu panjang yang penuh lembur hanyalah bersifat sewaktu-waktu saja. Ada pula yang menjalani jam-jam panjang dalam hari-hari mereka selama bertahun-tahun, entah karena orang-orang ini merasa telah mengabdikan diri sepenuhnya kepada pekerjaan, atau bisa juga disebut workaholic.

Apapun alasan yang orang buat untuk bekerja lembur, kondisi tersebut berpengaruh tidak baik kepada orang yang menjalani maupun orang-orang sekitarnya. Berada dalam kantor selama berjam-jam dalam rentang waktu yang lama, bisa menimbulkan potensi yang cukup besar bagi yang menjalaninya untuk membuat kesalahan. Rekan-rekan saya yang saya kenal sering bekerja lembur, sering membuat kesalahan karena faktor kelelahan.

Membetulkan kesalahan-kesalahan ini tentu saja membutuhkan waktu dan tenaga tidak saja dari dirinya sendiri, melainkan orang lain yang secara langsung maupun tidak langsung bekerja bersamanya.

Masalah lain adalah orang-orang yang bekerja pada perusahaan yang menetapkan waktu kerja yang ketat seringkali bukanlah orang-orang yang secara pergaulan menyenangkan. Para karyawan dari perusahaan dengan tipe seperti ini sering mengeluh atau komplain mengenai orang lain (yang tidak bekerja sekeras mereka). Mereka menjadi mudah tersinggung, dan mudah marah. Orang-orang lain menjauhi mereka.

Perilaku semacam ini secara organisasi tentunya merupakan masalah besar, hasil besar akan dicapai oleh sebuah organisasi apabila ada jalinan harmonis dalam kerja sama antar karyawannya, bukannya bekerja sendiri-sendiri dan saling menjauhi.

Memberi contoh dengan tindakan nyata

Sebagai seorang manajer, saya harus membantu orang lain untuk meninggalkan kantor tepat waktu. Langkah pertama dan terpenting adalah sayalah yang harus memberi contoh dan pulang ke rumah tepat waktu. Saya bekerja dengan seorang manajer yang menyindir orang-orang yang bekerja lembur terlalu lama. Ajakannya menjadi kehilangan makna ketika orang-orang menerima e-mail-nya dan melihat jam e-mail ternyata dikirim jam 2 pagi. Untuk mengajak orang melakukan suatu hal, langkah terpenting adalah memberi contoh dengan melakukannya sendiri.

Langkah kedua adalah mengajak orang untuk menjalani hidup yang seimbang.

Sebagai contoh, berikut ini adalah langkah-langkah yang menurut saya cukup membantu:

1. Bangun pagi, sarapan dengan menu yang baik, lalu berangkat bekerja.

2. Bekerjalah dengan keras dan pintar selama 8 atau 9 jam sehari.

3. Pulanglah ke rumah.

4. Baca buku atau komik, menonton film lucu, berkumpul dengan keluarga dan teman, bermain dengan anak-anak, dan lain-lain.

5. Makan yang sehat dan tidur yang cukup.

Langkah-langkah ini disebut sebagai recreation (rekreasi, penyegaran). Mengerjakan langkah 1, 3, 4, dan 5 akan memungkinkan langkah 2 dilakukan secara efektif dan seimbang. Bekerja secara normal dan mempertahankan hidup yang seimbang adalah konsep yang sederhana.

Tips di atas mungkin sulit dilakukan oleh sebagian orang, karena mereka menganggap perlunya perubahan mendasar dari dirinya pribadi. Namun sebenarnya perubahan bisa dilakukan setiap orang, karena kita memiliki kekuatan untuk memilih apa yang akan kita lakukan.

Akhirnya, cintailah pekerjaan Anda, tapi jangan pernah jatuh cinta kepada perusahaan Anda, karena Anda tidak pernah tahu kapan perusahaan berhenti mencintai Anda.

Baiklah, teman-teman semoga tulisan diatas dapat membuka wacana kita, bagaimana cara kita bekerja secara profesioanal, menggunakan waktu dengan baik dalam bekerja. Semoga dapat membantu, agar teman-teman sekalian tidak merasa jenuh ataupun lelah dalam bekerja. Doa saya semoga sukses menyertai kita semua, Amin 3x Ya Rabbal Alamin.

Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat,

Noflinda Eliza, SKM